SEPUTAR-FOREX

Mengapa Kita Overtrade atau Undertrade?

Dalam dunia trading sebenarnya menang (untung) dan kalah (rugi) mempunyai efek psikologi yang sama-sama bisa merusak. Karena biasanya bagi trader yang sedang menang (untung) akan timbul sifat tamak dan menetapkan target profit yang tidak realitas dan sebaliknya bagi trader yang sedang kalah (rugi) biasanya akan mencoba balas dendam untuk mengembalikan modal yang telah hilang. Pada akhirnya baik menang ataupun kalah dapat memberikan efek psikis yang menyebabkan trader menajadi overtrade atau undertrade.

Mari kita kenali apa yang menyebabkan kita overtrade atau undertrade:

Overtrade

Jika anda masih duduk didepan monitor selama berjam-jam karena merasa tidak mau ketinggalan market, anda merasa setiap detiknya sangat berarti padahal sebenarnya tidak terjadi pergerakan harga yang berarti pada saat itu. Sehingga akhirnya anda merasa sedikit bosan dan lelah, yang tidak jarang sekali hal seperti ini akan membuat anda berusaha menebak-nebak pergerakan pasar “Ahhh, harga pasti akan naik sebelum close” dan akhirnya anda memaksakan diri untuk terjun ke market (open order) tanpa rencana yang benar-benar matang.

Jika anda merasakan hal yang sama maka anda kemungkinan besar akan overtrading. Overtrading bisa berarti trading dengan lot yang terlalu besar, open posisi yang terlalu sering, atau singkatnya melakukan transaksi trading yang tidak perlu dan tanpa rencana. Hal ini biasanya terjadi pada trader pemula, apa yang mendorong trader pemula ini menjadi overtrading? Merasa harus melakukan transaksi sepanjang hari untuk mendapatkan untung, adrenalin junkies, merasa frustasi dengan hidupnya, dll. Bagi trader pemula market adalah tempat untuk bermain judi, tempat untuk mencetak keuntungan sebanyak-banyaknya. Dan ini biasanya hanya harapan dan tinggal harapan bagi trader-trader yang overtrading.

Undertrade

Kebalikan dari overtrade, undertrade biasanya terjadi karena trader merasa gugup/takut padahal trading-sistem dan trading-plan yang dimilikinya sudah memberikan sinyal untuk mengambil posisi. Hal ini bisa menyebabkan banyak peluang untuk mencetak profit dilewatkan begitu saja. Jika anda masih ragu-ragu atau takut untuk menjalankan trading-sistem dan trading-plan anda maka alangkah baiknya anda terlebih dahulu berlatih di-account demo terlebih dahulu. Sikap ragu-ragu atau takut ini biasanya muncul setelah kita mengalami rugi yang cukup banyak yang menyebabkan kita meragukan trading-sistem dan trading-plan kita.

Kesimpulan

Salah satu cara untuk menghindari overtrade/undertrade adalah dengan mengikuti trading-sistem dan harus didukung dengan trading-plan yang benar-benar jelas. Untuk trading-sistem dan trading-plan bisa dikembangkan oleh anda sendiri atau meniru trading-sistem dan trading-plan dari orang lain. Dan anda harus dapat mengeksekusi semua sinyal yang diberikan oleh trading-sistem dan trading-plan anda tanpa ragu-ragu untuk menghindari overtrading atau undertrading.

Ingin menjadi yang pertama mendapatkan artikel-artikel terbaru?
Berlangganan ke buletin Seputar-Forex.

Bagaimana cara memulai bisnis forex?

...
Read More

Mengapa Kita Overtrade atau Undertrade?

...
Read More